Sarapan untuk penderita asam lambung

Kenapa Penderita Asam Lambung Harus Hati-hati Memilih Sarapan?

Sarapan adalah waktu pertama tubuh menerima asupan setelah berpuasa semalaman. Bagi penderita asam lambung (GERD), pilihan makanan saat sarapan sangat berpengaruh pada kondisi lambung sepanjang hari.

Berikut alasannya:

  1. Lambung dalam kondisi kosong dan sensitif
    Setelah tidur, asam lambung tetap diproduksi meski tidak ada makanan yang dicerna. Jika sarapan dengan makanan yang salah (misalnya pedas, asam, atau berminyak), lambung bisa langsung terasa perih, begah, atau mual.
  2. Makanan tertentu dapat memicu naiknya asam lambung
    Contohnya kopi, gorengan, makanan asam, dan tinggi lemak. Makanan ini melemahkan katup antara lambung dan kerongkongan sehingga asam mudah naik.
  3. Pola sarapan yang salah bisa memperparah gejala
    Melewatkan sarapan justru bisa membuat lambung semakin kosong, meningkatkan produksi asam, dan menyebabkan nyeri ulu hati.
  4. Pemilihan makanan tepat bisa menenangkan lambung
    Makanan lembut, berserat larut, dan mudah dicerna seperti sereal, umbi garut, atau pisang dapat membantu menetralkan asam lambung dan memberi energi tanpa memicu keluhan.

    Tips Sarapan Aman untuk Penderita Asam Lambung

  • Pilih makanan lembut dan tinggi serat seperti Oriflakes. Oriflakes terbuat dari umbi garut (Maranta arundinacea) bebas gluten, rendah asam, mudah dicerna yang diolah menjadi sereal sehat alami yang berguna untuk membantu menjaga kesehatan lambung, berat badan, dan metabolisme tubuh
  • Hindari makanan pedas, asam, dan berminyak.
  • Makan perlahan dan jangan terburu-buru.
  • Hindari minum kopi atau teh pekat saat perut kosong.

    Untuk informasi lengkap tentang pemesanan atau konsultasi bisa chat CS kami.