menurunkan asam lambung tanpa obat 3

MAKANAN UNTUK PENDERITA MAAG

Maag

Maag–Menderita maag emang bikin ribet. Kadang-kadang kalau lagi ada aktivitas penting dan sibuk, muncul rasa seperti nyeri di ulu hati, dada terasa panas, sampai pengen muntah. Bahkan karena maag, aktivitas terganggu karena rentang waktu kambuh bisa terjadi dua kali dalam seminggu. Tapi kalau diingat-ingat memang wajar sih, karena setiap hari makannya nggak dijaga. Kalau udah gitu, langkah yang tepat ya harus ditangani jangan didiemin. Pertama jika kondisi sudah sangat gawat, bisa langsung konsultasikan ke dokter. Kedua bantulah kesehatan tubuh dengan menjaga asupan makanan.

cara mengatasi asam lambung
ilustrasi sakit maag yang kronis

Lalau Makanan Apa Saja yang Cocok Untuk Penderita Maag ?

  1. Pepaya 

Buah orange satu ini biasanya tumbuh di pekarangan. Dan tak jarang dalam satu pohon bisa berbuah lebih dari dua. Selain itu buah ini pun sangat mudah untuk mendapatkannya, dan manfaatnya pun sangat banyak. Salah satunya bisa untuk melancarkan pencernaan loh. Karena pepaya memiliki enzim yang bernama papain, yaitu berfungsi untuk mengurangi gejala refluks asam lambung. Bahkan buah ini memiliki keunggulan lainnya yaitu vitamin C. Dan vitamin ini sangat bermanfaat untuk laki-laki menghasilkan sperma dengan hasil yang subur.

2. Daun Pepaya  

Daun pepaya juga memiliki enzim yang bernama papain dan berfungsi menyerap protein, sehingga melancarkan sistim pencernaan. Melansir dari laman klik dokter.com, menurut penelitian bahwa daun pepaya ini dapat menyembuhkan luka pada kulit.  Caranya cukup mudah, yaitu dengan menghaluskan daun pepaya, lalau tiriskan air dari daun tersebut. Kemudian oleskan air dari daun pepaya ke luka yang ada pada kulit. Proses ini diyakini lebih cepat dibanding dengan obat merah. Apakah kamu mau coba juga ?

3. Teh Jahe 

Kalau tanaman alami berwarna cokelat ini memiliki senyawa fenolat yang mampu mengembalikan kadar asam lambung kembali atau tidak naik ke kerongkongan. Selain itu, jahe juga banyak dimanfaatkan oleh banyak masyarakat karena menghangatkan, sehingga menenangkan tubuh. Tubuh terasa lebih rileks akhirnya mencegah produksi asam lambung berlebih.

4. Oriflakes Gastro 

Pernah dengar Oriflakes Gastro ? Oriflakes gastro adalah sereal yang terbuat dari umbi garut. Nah umbi garut ini terkenal akan manfaanya dalam masalah lambung. Jadi banyak orang mempercayai Oriflakes Gastro dalam bantu mengatasi masalah lambung termasuk penyakit maag. Hebatnya lagi, Oriflakes Gastro ini ada yang rasa jahe. Di mana rasa jahe ini dipercayai dapat membantu mengatasi masalah stress atau overthingking yang sebenarnya juga memicu gejala maag. Oleh sebab itu, Oriflakes gastro ini merupakan pilihan tepat alami mengatasi gejala maag dalam tubuhmu.

Olahraga yang Cocok Untuk Penderita Maag 

  1. Jalan Santai 

Siapa sih yang nggak suka jalan santai ? Pasti tidak sedikit orang menyukainya, karena olahraga yang satu ini sangat mudah dan menyenangkan. Meskipun begitu, olahraga ini juga sangat membantu menguatkan tulang, dan otot-otot persendian. Selain itu jalan santai ini sangat bagus untuk pencegahan asam lambung. Sebab olahraga jalan santai ini akan membuat tubuh tegap, dan pergerakannya yang ringan akan mencegah lambung mengalami penekanan. Kondisi demikian akan mencegah terjadinya refluks asam lambung. Selain itu, dengan jalan kaki pun kalori dalam tubuh bisa terbakar, sehingga mencegah lambung memproduksi asam lambung berlebih. namun sebaiknya untuk penanganan maag yang tepat, lakukanlah olahraga sebel

2. Yoga 

Olahraga yoga bisa banget bantu meringankan beban pikir atau stress dalam otak. Nah beban pikir lebih atau stress inilah salah satu yang menyebabkan asam lambung jadi naik. Oleh sebab itu, yoga bisa menjadi solusi untuk mencegah adanya gejala maag lebih berisiko.

3. Berenang 

Melakukan olahraga renang akan mencegah terjadinya refluks asam lambung. Gerakan saat renang akan membantu mencegah adanya tekanan pada perut. Kondisi demikian akan mencegah adanya refluks asam lambung dan gejala maag. Selain itu, olahraga berenang juga bantu pikiran lebih fresh lho. Ketika badan lebih fresh, maka tubuh jadi lebih kuat terhadap penyakit.