We are open 08:00 – 16:00
24/7 in touch 0882-0080-95710
Kembali ke Artikel

Bahaya Mengonsumsi Makanan Pedas: Kenali Dampaknya pada Lambung & GERD

25 September 2026 oleh Admin Oriflakes 2 menit baca
Bahaya Mengonsumsi Makanan Pedas: Kenali Dampaknya pada Lambung & GERD

Bahaya mengonsumsi makanan pedas sering tidak terasa di awal karena rasanya memang bikin makan lebih lahap. Banyak orang merasa “kurang nendang” jika tidak ada sensasi pedas. Namun, kebiasaan ini bisa memicu keluhan pada sebagian orang, terutama bila Anda punya riwayat maag atau asam lambung. Oleh karena itu, Anda perlu peka pada sinyal tubuh, misalnya perut perih, dada terasa panas, atau mual setelah makan pedas. Selain itu, telat makan dan porsi berlebihan sering memperparah rasa tidak nyaman.

Bahaya mengonsumsi makanan pedas bagi lambung dan asam lambung

Cabai mengandung capsaicin yang pada jumlah tertentu dapat memberi efek hangat dan membantu nafsu makan. Namun, jika Anda mengonsumsinya terlalu sering atau dalam porsi besar, capsaicin dapat mengiritasi saluran cerna dan memicu keluhan. Dokter spesialis pencernaan dr. Ari Fahrizal Syam juga menyampaikan bahwa kepekaan tiap orang berbeda. Karena itu, orang dengan asam lambung sebaiknya membatasi pedas agar gejala tidak mudah kambuh.

Agar tetap bisa menikmati makanan, turunkan tingkat pedas secara bertahap, lalu amati reaksinya. Kemudian, jangan makan pedas saat perut kosong, dan usahakan jam makan teratur. Pilih porsi yang lebih kecil, namun lebih sering jika cocok. Dengan demikian, lambung tidak bekerja terlalu berat sekaligus. Jika keluhan muncul lebih dari dua kali seminggu, atau Anda sulit menelan, segera konsultasi tenaga kesehatan.

Sebagai tambahan, Anda bisa memilih sarapan yang cenderung ringan dan praktis. Cek juga referensi pola makan di Artikel Oriflakes dan lihat pilihan produk di Oriflakes sesuai kebutuhan Anda.

Artikel lainnya

Chat Admin